Tim Kerja Fungsi Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH) UIN Alauddin Makassar sukses melaksanakan kegiatan pemutakhiran data Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola kepegawaian yang akurat, terintegrasi, dan berbasis merit.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kerja Fungsi OKH UIN Alauddin Makassar, Dr. Mutmainnah Asmawaty, S.Ag., M.Si., dan dilaksanakan di Hotel Amaris, Jl. Letjen Hertasning, Kota Makassar. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, sejak Kamis hingga Jumat, 17–18 April 2026, dan berjalan dengan lancar serta menghasilkan data ASN yang telah diperbarui dan difinalisasi secara komprehensif.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kerja OKH berhasil memutakhirkan data ASN yang mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah dosen UIN Alauddin Makassar mencapai 915 orang, yang terdiri atas 756 Dosen PNS, 67 Dosen CPNS, 91 Dosen PPPK, dan 1 Dosen PPPK Paruh Waktu.
Sementara itu, jumlah Tenaga Kependidikan (administrasi) tercatat sebanyak 560 orang, yang terdiri atas 164 PNS, 21 CPNS, 364 PPPK, serta 11 PPPK Paruh Waktu. Dengan demikian, total akumulasi ASN UIN Alauddin Makassar yang telah dimutakhirkan datanya pada tahun 2026 mencapai 1.475 pegawai.

Dr. Mutmainnah Asmawaty dalam arahannya menegaskan bahwa pemutakhiran data ASN merupakan langkah strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan kepegawaian yang tepat sasaran, termasuk dalam pengembangan karier, penataan sumber daya manusia, serta penerapan manajemen talenta di lingkungan UIN Alauddin Makassar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan data ASN UIN Alauddin Makassar semakin valid dan mutakhir, sehingga mampu memperkuat sistem kepegawaian yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta sejalan dengan kebijakan nasional di bidang manajemen ASN.