MAKASSAR — Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melengkapi jajaran kepemimpinannya melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Alauddin Makassar.

Pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Kampus II, pada pukul 14.30 WITA hingga selesai. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, fakultas, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait di lingkungan UIN Alauddin Makassar.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. Baso Pallawagau, M.A. resmi mengemban amanah sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Adab dan Humaniora berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Alauddin Makassar Nomor 903 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Dekan Pengganti Antarwaktu Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Masa Jabatan 2023–2027.

Dr. Baso Pallawagau menggantikan almarhum Dr. Nurkhalis Gaffar, S.Ag., M.Hum., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Dekan III dan telah berpulang ke rahmatullah beberapa bulan yang lalu.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan dilakukan langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhaniis, M.A., Ph.D. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan pembacaan keputusan, pengambilan sumpah/janji jabatan, penandatanganan berita acara, serta penyematan tanda jabatan.

Bertindak sebagai saksi dalam prosesi pelantikan, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A., Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta Prof. Dr. H. Barsihan Nor, M.Ag., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan universitas.

Rektor mengungkapkan rasa syukur karena setelah beberapa bulan, jajaran pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora akhirnya kembali lengkap sehingga berbagai agenda kelembagaan dapat berjalan dengan lebih optimal.

“Setelah beberapa bulan ini, akhirnya kita bisa kembali lengkap di jajaran pimpinan. Dengan dilantiknya Wakil Dekan III ini, tentu kita berharap koordinasi dan pelaksanaan tugas di Fakultas Adab dan Humaniora dapat semakin kuat,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa amanah baru tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung agenda kemahasiswaan dan kerja sama fakultas.

Secara khusus, Rektor memberikan perhatian terhadap persiapan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Alauddin Makassar yang akan segera dilaksanakan.

“Setelah pelantikan ini, tentu Bapak Baso mempunyai tanggung jawab dalam proses persiapan PBAK UIN Alauddin Makassar, baik pada tingkat universitas, fakultas, hingga jurusan atau program studi. Ini membutuhkan koordinasi yang baik agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara tertib dan maksimal,” pesan Rektor.

Rektor juga berharap Wakil Dekan III yang baru dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya serta membangun komunikasi yang intensif dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, organisasi kemahasiswaan, dan seluruh sivitas akademika.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. H. Andi Aderus, Lc., M.A., menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesinambungan tata kelola kelembagaan, khususnya di Fakultas Adab dan Humaniora.

Menurutnya, posisi Wakil Dekan III memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan dinamika kemahasiswaan, pengembangan prestasi mahasiswa, pembinaan organisasi kemahasiswaan, serta penguatan jejaring kerja sama.

“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan secara optimal. Amanah ini harus dijawab dengan kerja nyata, koordinasi yang kuat, dan pelayanan terbaik kepada mahasiswa,” ungkap Prof. Andi Aderus.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera membangun sinergi dengan Dekan dan seluruh jajaran Fakultas Adab dan Humaniora, terutama dalam menghadapi agenda-agenda strategis universitas.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), H. Anwar Abubakar, M.Pd., menilai pelantikan tersebut sebagai bagian dari penguatan organisasi dan kesinambungan pelayanan kelembagaan.

Menurutnya, setiap pejabat yang memperoleh amanah memiliki tanggung jawab untuk memastikan tugas dan fungsi organisasi dapat dilaksanakan secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

“Kita berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan, terutama pelayanan kepada mahasiswa sebagai bagian penting dari sivitas akademika,” tutur H. Anwar Abubakar.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas unit agar setiap program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi.

Dari sisi administrasi kepegawaian, Ketua Tim Organisasi, Kepegawaian dan Perundang-Undangan, Dr. Hj. Mutmainnah Asmawaty, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa proses pengangkatan Wakil Dekan Pengganti Antarwaktu merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.

Ia menjelaskan bahwa pengisian jabatan dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kekosongan dalam struktur kepemimpinan fakultas, sekaligus memberikan kepastian terhadap pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2023–2027.

“Dari sisi kepegawaian dan organisasi, pengangkatan pejabat pengganti antarwaktu merupakan langkah penting untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Kami berharap pejabat yang telah dilantik dapat segera menjalankan amanah dan berkontribusi terhadap pencapaian target kelembagaan,” jelas Dr. Mutmainnah Asmawaty.

Menurutnya, tertib administrasi, kepastian hukum, serta kesesuaian struktur organisasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun tata kelola perguruan tinggi yang profesional.

Pelantikan Dr. Baso Pallawagau, M.A. menjadi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Adab dan Humaniora diharapkan tidak hanya mengisi posisi yang sebelumnya kosong, tetapi juga menghadirkan energi baru dalam pengembangan kemahasiswaan dan kerja sama di lingkungan fakultas.

Dengan kembali lengkapnya jajaran pimpinan, Fakultas Adab dan Humaniora diharapkan semakin mampu memperkuat pembinaan mahasiswa, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, memperluas jejaring kerja sama, serta mendukung berbagai agenda strategis UIN Alauddin Makassar.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi dan pelayanan. Amanah yang diberikan kepada Dr. Baso Pallawagau diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan tata kelola kelembagaan yang semakin solid, responsif, dan berorientasi pada kemajuan universitas.

Dengan dilantiknya pejabat baru, UIN Alauddin Makassar kini menatap agenda kelembagaan ke depan dengan jajaran pimpinan yang semakin lengkap—membawa harapan baru, memperkuat sinergi, dan memastikan setiap amanah kelembagaan terus bergerak menuju pencapaian visi universitas.