Gowa — Menatap perjalanan hidup seseorang sering kali mirip dengan membaca sebuah buku tebal; setiap lembarnya diisi oleh pilihan, ujian, dan ketulusan pengabdian. Tepat hari ini, 7 Agustus 2026, lembaran baru kembali terbuka bagi H. Anwar Abubakar, S.Ag., M.Pd. Di balik tenangnya fajar menyapa, beliau genap melangkah ke usia yang ke-53 tahun, sebuah puncak kematangan dalam garis waktu pengabdian seorang birokrat dan pendidik.

Lahir di Makassar pada 7 Agustus 1973, usia 53 tahun ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ini adalah penanda dari jejak panjang dan berliku yang ditinggalkannya di sepanjang koridor Kementerian Agama.

Akal dan Peluh dari Pelosok Malakaji

Kisah pengabdian Anwar Abubakar tidak dibangun dari kemewahan panggung birokrasi, melainkan dari fondasi paling dasar. Perjalanannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dimulai pada tahun 1998. Saat itu, tugas pertamanya adalah sebagai Staf Tata Usaha di salah satu madrasah di kawasan pelosok Malakaji, Kabupaten Gowa. Di sanalah mentalitas dan kesabarannya ditempa oleh kesederhanaan.

Kedisiplinan serta ketelitian kerjanya membuat beliau ditarik ke Kanwil Depag Sulsel sebagai Staf TU pada tahun 2000. Tak berhenti di situ, perjalanan membawanya ke Kantor Depag Bantaeng pada tahun 2004 untuk mengemban amanah sebagai Kasubag TU di bawah kepemimpinan Abd. Rahim Mas P Sanjata.

Sembilan tahun lamanya beliau mengabdi dengan tekun sebagai Kasubag TU di Bantaeng. Buah dari kesetiaan dan kinerjanya memuncak pada tahun 2013, saat beliau dipercaya naik jabatan menjadi Kepala Kantor Depag Kabupaten Bantaeng menggantikan Muh. Adnan, yang dilantik langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel saat itu, Gazali Suyuti.

Nahkoda Moderasi Beragama: Dari Sulsel Hingga Sulawesi Utara

Kepemimpinan Anwar Abubakar terus melesat. Sebelum melangkah ke tingkat provinsi, beliau sempat dipercaya memimpin sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa. Karir birokrasi puncaknya di tingkat daerah terwujud saat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik beliau sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan pada 27 Juli 2018 di Jakarta.

Dua tahun kemudian, dinamika pengabdian membawanya melintasi batas provinsi. Pada Selasa, 15 September 2020, beliau dilantik oleh Menteri Agama Fachrul Razi sebagai Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara.

Di bumi Nyiur Melambai inilah, taji kepemimpinannya dalam menyuarakan Moderasi Beragama benar-benar teruji. Anwar Abubakar tidak hanya berwacana di atas podium. Beliau menghadirkan terobosan nyata dengan menginisiasi pembangunan masjid dan gereja di wilayah-wilayah yang saat itu memiliki tingkat egosentrisme agama sangat tinggi. Beliau hadir meredam potensi konflik dan menggerakkan moderasi beragama bukan lagi sebagai teori, melainkan praktik nyata yang merajut kerukunan umat.

Dapur Akademik: Mengabdi di PTKIN

Setelah dua tahun menancapkan fondasi kerukunan di Sulawesi Utara, amanah baru membawanya masuk ke lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai Kepala Biro di UIN Palopo.

Hingga akhirnya, takdir pengabdian membawanya kembali ke tanah kelahirannya. Pada 4 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat Kampus II Samata, berlangsung momen sakral dan penuh haru: Serah Terima Jabatan Kepala Biro di lingkungan UIN Alauddin Makassar. H. Anwar Abubakar resmi hadir menggantikan Drs. Suleman, M.Pd. sebagai Kepala Biro AUPK.

Sejak menginjakkan kaki pada Juli 2025 lalu, beliau langsung bergerak cepat menginisiasi berbagai terobosan besar demi efisiensi tata kelola Badan Layanan Umum (BLU), transparansi perencanaan, serta modernisasi sarana prasarana kampus.

Doa dari Civitas Akademika

Di usianya yang ke-53 tahun hari ini, perjalanan H. Anwar Abubakar masih sangat panjang. Pengalaman panjang dari staf madrasah di pelosok Malakaji hingga menjadi pejabat eselon di universitas telah membentuk sosoknya menjadi pimpinan yang anggun, humanis, namun tetap tegas.

Hari ini, doa dan ucapan hangat mengalir dari seluruh civitas akademika UIN Alauddin Makassar khususnya Keluarga Besar Tim Organsiasi, Kepegawaian dan Perundang-Undangan UIN Alauddin Makassar. Semoga di usia ke-53 ini, Allah SWT senantiasa menganugerahkan kesehatan yang prima, umur yang berkah, serta kebijaksanaan yang tak pernah padam dalam membimbing dan mengabdi untuk bangsa.

Selamat Ulang Tahun ke-53, Bapak H. Anwar Abubakar, S.Ag., M.Pd. Teruslah menginspirasi melalui kesederhanaan dan dedikasi.