SAMATA – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan bagi Pejabat Fungsional di lingkungan kampus. Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) UIN Alauddin Makassar dan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Senat, Lantai IV Gedung Rektorat, Kampus II UIN, Samata-Gowa, pada Senin, 22 Juni 2026.

Dimulai tepat pukul 09.00 WITA hingga selesai, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, hingga jajaran kepala bagian dan pusat di lingkup UIN Alauddin Makassar.

Sebanyak 21 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 resmi diambil sumpahnya. Para pejabat yang dilantik ini merupakan tenaga ahli yang telah melewati proses seleksi substansial berbasis kompetensi yang sangat ketat. Komposisi pejabat fungsional Ahli Pertama yang dilantik tersebut terdiri dari:

  • 9 orang Pranata Komputer
  • 4 orang Auditor
  • 2 orang Analis Hukum
  • 2 orang Pranata Humas
  • 1 orang Statistisi
  • 1 orang Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
  • 1 orang Pustakawan
  • 1 orang Analis Pengelolaan Keuangan APBN

Arus Birokrasi yang Akuntabel dan Responsif

Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar, H. Anwar Abubakar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelantikan jabatan fungsional ini merupakan langkah strategis organisasi dalam memperkuat tata kelola birokrasi kampus.

"Kehadiran para pejabat fungsional baru ini diharapkan menjadi suntikan energi segar dalam mengakselerasi pelayanan administrasi publik yang transformatif di UIN Alauddin Makassar. Kita memerlukan aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga patuh pada asas-asas umum pemerintahan yang baik (good governance)," ujar H. Anwar Abubakar.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A., menegaskan pentingnya profesionalitas di era modernisasi birokrasi.

"Jabatan fungsional menekankan pada keahlian dan kemandirian dalam bekerja. Oleh karena itu, modal kompetensi yang dimiliki dari hasil seleksi yang ketat ini harus diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata yang mendukung pemenuhan indikator kinerja utama (IKU) universitas," tegas Prof. Andi Aderus.

Amanat Rektor: Integritas, Inovasi, dan Kreativitas

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, Ph.D., dalam sambutan dan arahannya memberikan pesan mendalam kepada para pejabat yang baru saja mengikrarkan sumpah jabatannya. Beliau menekankan dua pilar utama dalam mengabdi di dunia akademik dan birokrasi, yakni moralitas dan adaptabilitas.

"Jadilah pejabat yang menjunjung tinggi integritas, dan jadilah pejabat yang inovatif dan kreatif. Integritas adalah harga mati dalam menjaga muruah institusi keagamaan ini. Namun, integritas saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan daya inovasi dan kreativitas di tengah era digitalisasi. Saudara-saudara harus mampu melahirkan terobosan-terobosan baru yang memotong birokrasi yang berbelit-belit menjadi layanan yang cepat dan akurat," pesan Prof. Hamdan Juhannis tegas.

Pendampingan Berkelanjutan dan Sinergi Tim

Meskipun sedang berada di Tanah Suci setelah menyelesaikan ibadah haji, Ketua Tim Kepegawaian/SDM Aparatur, Dr. Hj. Mutmainnah Asmawaty, S.Ag., M.Si., tetap memantau jalannya pelantikan. Saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, ia menyampaikan apresiasi dan komitmen instansinya untuk terus mengawal adaptasi para pegawai baru.

"Kami memastikan bahwa proses transisi dan adaptasi para pejabat fungsional yang baru dilantik ini berjalan optimal melalui sistem pendampingan (mentoring) berkelanjutan. Formasi 2024 ini adalah aset berharga, dan Tim SDM Kepegawaian akan terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan kompetensi mereka agar selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama," ungkap Dr. Mutmainnah dari Tanah Suci.

Langkah Awal Dedikasi dan Adaptasi Aparatur

Mewakili rekan sejawatnya, Andi Rezal Juhari, S.H., yang dilantik sebagai Pejabat Fungsional Analis Hukum Ahli Pertama, mengungkapkan rasa syukur dan pandangannya mengenai pelantikan ini sebagai sebuah tanggung jawab yuridis dan moral.

"Momentum ini merupakan sebuah amanah sekaligus langkah awal dedikasi kami sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama RI, khususnya pada satuan kerja UIN Alauddin Makassar. Pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial belaka, melainkan sebuah sakralisasi komitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan," tutur Andi Rezal.

Alumnus fresh graduate yang berhasil lolos seleksi ketat ini juga menyampaikan apresiasi tertingginya kepada jajaran pimpinan.

"Kami menghaturkan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Menteri Agama RI, AG. Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, Ph.D., para Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, serta seluruh keluarga besar pimpinan universitas yang telah menyambut kami dengan hangat. Sinergitas dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama pelaksanaan tugas kami ke depan."

"Secara khusus, kami juga berterima kasih kepada Ketua Tim Kepegawaian/SDM Aparatur, Ibu Dr. Hj. Mutmainnah Asmawaty, S.Ag., M.Si., beserta seluruh senior di Tim Kepegawaian. Berkat bimbingan, arahan, dan keteladanan mereka, kami yang berangkat dari latar belakang fresh graduate dapat melewati fase orientasi dan beradaptasi pada kultur kerja birokrasi dengan baik. Kami menyadari bahwa proses belajar di ruang birokrasi tidak mengenal batas akhir, dan setiap instruksi kerja harian yang kami terima adalah instrumen penting dalam memupuk dan mengoptimalkan potensi diri," pungkasnya.